Diarywi2n's Blog

sembelit merupakan masalah terutama pada bayi yang mengkonsumsi susu formula..kalau pada bayi yang mengkonsumsi asi tidak masalah…karena kandungan laktulosa pada asi tinggi,
sembelit ini terjadi juga pada raisa saat umurnya 2 minggu karena raisa mengkonsumsi susu formula terkait asi mamanya yang belum lancara keluar dan badannya yang mulai kuning..akhirnya alternatif sufor dilakukan.
langkah2 yang bisa dilakukan untuk mengatasi sembelit pada bayi
1. encerkan sufor yang anda berikan klo normalnya 1 sendok 30 cc, jadikan 1 sendok 50 cc
2. berikan bayi banyak minum karena bisa jadi bayi kurang minum sehingga sembelit
3. jika belum berhasil ambil sabun bayi batangan potong sekitar 1 cm x 2 mm olesi minyak goreng atau baby oil masukkan ke anus bayi smpai 1 ruas jari telunjuk masuk ke anus tahan selama 1 menit kemudian keluarkan.jari telunjuk tidak lama kemudian bayi akan buang air besar
4. konsultasi k dokter ntuk pemberian obat pencahar.
nah, coba. bunda bisa praktekkan untuk bayi bunda agar sembelit dapay teratasi..
selamat mencoba

baringkan bayi dan gerakkan kakinya seperti mengayuh sepeda, nyanyikan lagu bersepeda atau karanglah lagu sendiri.
baringkan si kecil kemudian dengan hati2 tarik kedua kakinya hingga lurus.perlahab ketuk bagian bawah kakinya ia akan menjulurkan jari2 kakinya k bawah n menekuk lututny.latihan ini sangat penting untuk menguatkan otot pinggul sebagai persiapan merangkak n berjalan nanti

baringkan bayi dan gerakkan kakinya seperti mengayuh sepeda, nyanyikan lagu bersepeda atau karanglah lagu sendiri.
baringkan si kecil kemudian dengan hati2 tarik kedua kakinya hingga lurus.perlahab ketuk bagian bawah kakinya ia akan menjulurkan jari2 kakinya k bawah n menekuk lututny.latihan ini sangat penting untuk menguatkan otot pinggul sebagai persiapan merangkak n berjalan nanti

KONDISI KEPERAWATAN TANPA UU KEPERAWATAN DAN KONSIL KEPERAWATAN

Sebelum kita membahas kondisi keperawatan tanpa UU Keperawatan akan lebih baik jika kita memahami dulu pentingnya dari UU keperawatan dan konsil keperawatan.
Sedikit kita flashback urgensi dan pentingnya dari UU Keperawatan antaralain:
a. Memberikan kepastian dan jaminan hukum bagi masyarakat yang akan memanfaatkan pelayanan keperawatan
b. Meningkatkan keterjangkauan dan mutu pelayanan keperawatan
c. Mempercepat keberhasilan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat
d. Memberikan kepastian dan jaminan hukum bagi tenaga perawat yang bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan keperawatan

Oleh karena penting dan urgennya UU Keperawatan maka jika UU Keperawatan tidak ada akan muncul kondisi seperti:
a. Banyaknya kasus penangkapan terhadap perawat karena dianggap melakukan tindakan illegal/ tidak jelas pengaturannya sehingga banyak kasus seperti misran-misran yang lain.
b. Perawat tidak berani memberikan tindakan pertolongan dalam kondisi gawat darurat terutama di daerah-daerah terpencil yang tidak ada dokter sehingga akan menimbulkan banyak korban dari masyarakat.
c. Masyarakat yang berada di daerah sulit mendapatkan akses pelayanan kesehatan walaupun di daerah itu ada perawat, ini sesuai dengan kondisi jarang ada dokter yang mau bekerja di daerah terpencil
d. Derajat kesehatan masyarakat sulit untuk dicapai karena perawat tidak mempunyai lisensi yang jelas dalam melakukan asuhan keperawatan komunitas.

Sedangkan untuk keberadaan konsil keperawatan itu sendiri mempunyai konsil mempunyai fungsi pengaturan, pengesahan, serta penetapan kompetensi perawat yang menjalankan praktik keperawatan dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.
Adapun Tugas Konsil:
 Melakukan uji kompetensi dan registrasi perawat;
 Membuat peraturan-peraturan terkait dengan praktik perawat untuk melindungi masyarakat

Sehingga jika konsil keperawatan tidak ada maka:
a. Uji kompetensi dan registrasi perawat tidak dilakukan oleh konsil tetapi masih dilakukan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia dan tergabung dengan seluruh tenaga kesehatan kecuali
b. Belum adanya peraturan yang jelas tentang praktik perawat sehingga perlindungan terhadap masyarakat yang menggunakan jasa perawat belum ada.

Karena penting dan urgennya keberadaan UU Keperawatan dan konsil keperawatan maka sudah saatnya DPR dan Pemerintah mengesahkan UU Keperawatan.

Saat-saat menanti kelahiran buah hati merupakan saat yang paling indah tapi sekaligus menegangkan. Ini terjadi terutama bagi pasangan muda yang mau menantikan kelahiran anak pertama karena tidak ada pengalaman melahirkan sebelumnya. Nah, bagi pasangan yang mau menantikan kelahiran putra atau putrinya penting halnya untuk mengetahui tentang tanda bayi akan lahir. Okay, silahkan membaca.
Berikut tanda-tanda nayi akan lahir:
1. Perut bunda mulai mulas secara teratur
2. Rasa mulas yang dirasakan sering dan lama
3. Keluarnya lender bercampur darah dari jalan lahir
4. Keluar air ketuban dari jalan lahir
Nah, jika bunda-bunda muncul salah satu tanda diatas maka suami atau keluarga harus segera membawa ibu hamil ke fasilitas pelayanan kesehatan (Sumber Buku KIA Depkes, 1997).

Bagi ibu-ibu yang hamil wajib mengetahui tanda bahaya kehamilan agar ibu dan bayi bisa selamat sampai persalinan tiba..Sengaja saya share info ini setelah ada cerita teman saya yang setelah satu minggu USG bayinya usia 32 minggu kondisi baik, DJJ baik, gerakannya baik, akan tetapi setelah itu bayinya gerakannya berkurang dan akhirnya tidak ada gerakannya, setelah dibawa ke RS ternyata bayinya sudah mengalami IUFD (Intra Uterine Fetal Death) atau bayi meninggal di dalam kandungan oleh karena tali pusatnya terpilin. Suatu pukulan yang telak karena dia sangat teratur sekali USG dan periksa ke dokter. Mungkin perlu dilakukan pemeriksaan NST (Non Stress Test) untuk mengetahui apakah janinnya mengalami distress atau tidak, karena dalam USG 4 dimensi tidak kelihatan. Berikut tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai oleh para ibu yang hamil:
a. Perdarahan pada hamil muda ataupun hamil tua
b. Bengkak di kaki, tangan atau wajah disertai sakit kepala atau kejang
c. Demam atau panas tinggi
d. Air ketuban keluar sebelum waktunya
e. Bayi di kandungan gerakannya berkurang atau tidak bergerak
f. Muntah terus dan tidak mau makan

6 Masalah di atas bisa menyebabkan kaguguran atau kelahiran dini (premature) yang membahayakan ibu dan bayi. Segeralah bawa ke petugas kesehatan didampigi suami atau keluarga.

Namun, masalah lain yang musti diwaspadai pada kehamilan antaralain:
Batuk lama, lemah, jantung berdebar-debar, gatal-gatal pada kemaluan, keluar keputihan

Nah, segera dan secepat mungkin teman-teman pergi ke petugas kesehatan jika mengalami gejala-gejala seperti diatas. Semoga bayinya selamat dan sehat, sholeh dan sholehah, cantik dan tampan, normal tidak ada masalah sedikitpun..(Sumber Buku KIA Depkes RI, 1997).

PROSES MELAHIRKAN (PERSALINAN)

Bunda-bunda yang menantikan detik-detik persalinan pasti mengalami kecemasan, untuk itu perlu sekali membaca artikel tentang proses melahirkan ini.

  1. Bayi biasanya lahir 12 jam sejak mulas teratur yang pertama, Ibu mulas teratur yang pertama. Ibu masih boleh makan, minum buang air kecil dan berjalan.
  2. Jika terasa sakit, tarik nafas panjang lewat hidung, lalu keluarkan lewat mulut
  3. Setelah pembukaan lengkap (10) maka dokter/ bidam akan menyuruh ibu mengejan. Ikuti perintahnya.
  4. Begitu bayi lahir, letakkan bayi di dada ibu. Biarkan bayi berusaha mencari putting susu (Inisiasi Menyusui Dini)
  5. Tindakan ini bisa mencegah perdarahan dan merangsang keluarnya ASI.

Masalah pada persalinan

–          Perdarahan lewat jalan lahir

–          Tali pusat atau tangan bayi keluar lewat jalan lahir

–          Ibu tidak kuat mengejan

–          Ibu kejang

–          Air ketuban keruh dan berbau

–          Ibu gelisah

–          Ibu merasakan sakit yang hebat

Yang terpenting ikuti nasehat bidan/dokter, suami atau keluarga harus tetap mendampingi.(Sumber Buku KIA Depkes, 1997).