Diarywi2n's Blog

Penatalaksanaan Hipoglikemia

Posted on: Oktober 27, 2011


KOMPLIKASI DIABETES MELITUS
Komplikasi DM adalah semua penyulit yang timbul sebagai akibat DM, baik sistemik, organ maupun jaringan tubuh lainnya.
Proses Glikosilasi (pengaruh glukosa pada semua jaringan yang mengandung protein) sangat berpengaruh pada timbulnya komplikasi kronis ini. Akhir-akhir ini AGE (Advance Glycosylated Endproduct) diduga yang bertanggung jawab atas timbulnya komplikasi kronis, karena AGE inilah yang merusak jaringan tubuh terutama yang mengandung protein dan juga menyebabkan disfungsi endotel, dan disfungsi makrofag.
Komplikasi DM
1. Akut (Hipoglikemia, Koma Lakto-Asidosis, Ketoasidosis Diabetik-Koma Diabetik, Koma )
2. Kronis (pada Rambut, telinga, mata, mulut, jantung, paru, tractus urogenitalis, kaki, saraf, kulit, dari ujung rambut sampai ujung kaki).
Penjelasan KOMPLIKASI AKUT
1. Hipoglikemia
Terbagi menjadi;
a. Hipoglikemia murni  Glukosa darah 100 mg / dl
c. Koma Hipoglikemia  koma akibat glukosa darah turun < 30 mg/dl
d. Hipoglikemia Reaktif  gejala hipoglikemia yg trejadi 3 – 5 jam sesudah makan. Biasanya pada anggota keluarga DM atau orang yang mempunyai bakat DM.
Gejala ;
– Lapar, gemetar
– Keringat dingin, berdebar
– Pusing, gelisah  koma
Penatalaksanaan Terapi Hipoglikemia
1. Pisang / roti / karbohidrat kompleks

Bila gagal ke no 2

2. Teh gula / tetesi gula kental atau madu dibawah lidah

Bila gagal ke no 3
3. Injeksi gula 40% IV 25 ml (encerkan dua kali)  infuse martos ( maltose 10%) atau glukosa 10% bila belum sadar dapat diulang 25 CC glukosa 40% setiap ½ jam (sampai sadar) dan dapat diulang sampai enam kali . gunakan rumus 1.2.3
Rumus 1 : Diberikan 1 flash bila kadar gula darah 60 -90 mg/dl
Rumus 2 : Diberikan 2 flash bila kadar gula darah 30 – 60 mg/ dl
Rumus 3 : Diberikan 3 flash bila kadar gula darah < 30 mg / dl
4. Injeksi metilprednisolon 62,5 – 125 mg IV diulang serta dikombinasi fenitoin 3 x 100 mg IV atau fenitoin oral dengan dosis 3 x 100 mg sebelum makan
5. Bila perlu, injeksi efedrin (bila tidak ada kontraindikasi jantung, dll) 25 – 50 mg atau injeksi glucagon 1 mg IM
CONTOH KASUS
Ny K ( 45 thn) mengalami koma hipoglikemia dengan kadar glukosa 20 mg/dl. Bagaimana penatalaksanaan pada kasus seperti diatas.

Jawab:
Kadar glukosa 30 – 60 mg/dl  diberi bolus 3 flakon glukosa 25 ml 40%, kadar glukosa akan menjadi 20 + 75 (1 flakon dapat menaikkan glukosa darah 25 -50 mg/dl) = 95 mg/dl
Karena 95 mg / dl masih kurang dari 120 mg/dl maka diberi lagi 1 flakon setiap 30 menit sampai 2 x, Jadi kadar glukosa akan menjadi 95 + 50 = 145 mg/ dl
Catatan otak memerlukan glukosa paling tidak 6 gram setiap jamnya, jangan sampai hipoglikemia memberikan kerusakan otak yang ireversibel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: